Artikel Pilihan

Musik

Kesehatan

Tips & Triks

Info Bisnis Terbaru

Hot Video

Media Islam

Home » , , , » Jangan Malu Dan Jangan Malas Jalan Kaki

Jangan Malu Dan Jangan Malas Jalan Kaki


Meski teknologi kendaraan semakin maju tapi jangan lupakan kendaraan yang diberikan sama Tuhan kita, yaitu kendaraan KAKI, memang kelihatan sepele, tapi ternyata jalan kaki itu banyak manfaatnya, salah satunya yaitu jalan kaki bisa mencegah metabolik sindrom.
Bagi teman - teman jangan gengsi ya jalan kaki, jalan kaki tohh sehat kok daripada berkendaraan bermotor buat polusi udarah saja :)
Tapi ingat, jangan jalan kaki kalau jarak yang di tempuh terlalu jauh ! jiaakakak bisa pengkor alias kesleo kaki anda :P heheh bercandak.

Inilah selengkapnya :

Kecanggihan transportasi memberikan kemudahan.Dampaknya,semakin jarang orang berjalan kaki.Padahal jalan kaki bisa mencegah metabolik sindrom.

Metabolik sindrom adalah sekumpulan faktor risiko terhadap penyakit jantung,diabetes,dan stroke termasuk obesitas di bagian perut, tekanan darah tinggi,kolesterol juga kadar gula darah yang meningkat.

Dalam studi terbaru,dipublikasikan melalui American Journal of Kidney Diseases,para peneliti menemukan bahwa semakin banyak seseorang memiliki gejala metabolik sindrom,semakin tinggi pula kemungkinan terjadinya pembentukan batu ginjal. Tidak bisa dimungkiri, metabolik sindrom juga terkait dengan penyakit batu ginjal.

”Kaitan ini mengungkapkan bahwa penyakit batu ginjal harus dipandang sebagai penyakit sistemis yang merepresentasikan kaitan dari sejumlah faktor risiko,” tulis Dr Bradford West dan para rekannya dari University of Arizona di Tucson. Dari 14.870 orang yang disurvei, kurang dari 5%-nya melaporkan sejarah menderita batu ginjal.

Angka tersebut menanjak seiring meningkatnya jumlah gejala metabolik sindrom. Menurut West, penemuan tersebut memiliki beberapa implikasi. Salah satunya, dengan mengurangi berat badan dapat mengurangi gejala metabolik sindrom.West menambahkan, hasil temuan mereka juga mengungkapkan bahwa orang yang memiliki batu ginjal namun tampak sehat dan bugar, sebaiknya memeriksakan diri untuk mengetahui risiko metabolik sindrom.

Namun, para penderita metabolik sindrom sekarang tidak usah berkecil hati. Karena penyakit yang berhubungan dengan metabolik sindrom bisa dicegah dengan aktivitas ringan yaitu berjalan kaki. Jalan kaki ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Bahkan, dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Duke University Medical Center baru-baru ini ditemukan bahwa berjalan kaki 30 menit dalam sehari dapat mengurangi gejala-gejala yang terjadi pada metabolik sindrom. Tercatat 24 juta perempuan di Amerika menderita metabolik sindrom.

Sementara itu,dalam sebuah penelitian di Inggris menyebutkan bahwa dengan berjalan kaki selama setengah jam dalam sehari dapat mengurangi bahaya penyakit jantung sebesar 11%,terutama bagi perempuan. Studi lain yang pernah dipublikasikan oleh Journal of the American Medical Association menyebutkan bahwa berjalan kaki beberapa jam saja dalam sepekan bisa mengurangi bahaya risiko terkena kanker payudara.

Ketika berjalan kaki,lemak pada perempuan akan berkurang dan menjadi sumber estrogen. Dalam studi ini disimpulkan 74 ribu perempuan mengalami post- menopause yang berumur antara 50–79 tahun dengan berat badan normal, ternyata mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 30%, dan sekitar 10–20% bagi perempuan yang kelebihan berat badan.

National Sleep Foundation menyebutkan bahwa berjalan cepat di sore hari akan membuat tidur lebih nyenyak. Para ahli mengatakan bahwa berjalan kaki akan meningkatkan hormon serotonin yang membuat seseorang merasa lebih nyaman.Akan tetapi hindari berjalan kaki dua jam sebelum tidur.

Dengan berjalan kaki secara reguler akan membuat tubuh terasa nyaman karena adanya gerakan yang terjadi pada tubuh,termasuk pergerakan tangan dan yang paling utama adalah kaki. ”Berjalan kaki akan mengurangi risiko cedera atau kram dan membuat tubuh terasa lebih baik,” kata Dr Spesialis Penyakit Dalam RSCM, Achmad Marzuki.

Tidak sampai di situ saja,penelitian yang dilakukan oleh Universitas Texas menyimpulkan bahwa berjalan kaki selama 30 menit dalam sehari bisa mengurangi depresi dan stres.Bahkan studi Universitas Texas menyebutkan, berjalan kaki 90 menit selama lima kali dalam seminggu bisa membuat banyak orang merasa lebih bahagia, karena tubuh manusia memproduksi endorphin, yaitu semacam hormon yang membuat orang menjadi bahagia.

Berjalan kaki selama 30 menit setiap hari pun dapat mengurangi berat badan.Dalam sebuah penelitian Brown University dan University of Pittsburgh menyebutkan bahwa perempuan yang berjalan kaki satu jam selama lima hari dalam satu minggu dan mengonsumsi 1.500 kalori tiap hari,dapat mengurangi berat badan sebanyak 11,3 kilogram dalam setahun.

Jadi dengan jalan kaki Anda bisa menghindari obesitas yang sering memicu berbagai penyakit. Beberapa studi yang telah dilakukan menyarankan pada manula untuk lebih sering berjalan kaki karena dapat mengurangi terkena risiko penyakit alzheimer.Berjalan kaki juga membuat otak menjadi aktif. Mengurangi keropos tulang. Berjalan kaki selama 30 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu dapat mencegah dan mengurangi keropos tulang.

Berjalan kaki yang menggunaka 95% otot tubuh akan membuat tulang lebih kuat untuk menahan beban tubuh. ”Untuk itulah, kita sering sekali menyarankan kepada pasien untuk rajin-rajin berjalan kaki.Karena jalan kaki mempunyai fungsi yang sangat bagus bagi tubuh,”kata Dr Achmad dihubungi beberapa waktu lalu.

Info ini saya ambil dari seputar-indonesia.com
yaaaa.... semoga menambah wawasan dan ilmu pengetahuan anda.
Salam Sahabat.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

0 comments:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. Anak Indonesia - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Anak Indonesia